Magister Keolahragaan

Olahraga merupakan aktivitas jasmani dan rohani yang memiliki nilai-nilai luhur yang dapat memberikan kematangan terhadap jiwa manusia. Dimulai dari pematangan ketahanan kebugaran, sikap sportif, ketahanan mental, keuletan, kelugasan, semangat kerjasama. solidaritas, pantang menyerah, dan semangat juang yang tinggi. Nilai – nilai positif dan budi luhur tersebut dirasakan sebagai sebuah kepentingan yang harus dikembangkan di dalam pendidikan tinggi, sehingga dapat menunjang pembentukan watak ilmuwan yang sehat, bersemangat, bermental dan bermoral baik.

Menghadapi tantangan zaman, olahraga tidak hanya berbicara tentang pendidikan. Tetapi olahraga sudah memasuki dunia industri dan profesional. Maka dibutuhkan tenaga-tenaga keolahragaan yang profesional yang memahami kebutuhan zaman yang ke arah industri dan modern. Oleh karena itu dibutuhkan tenaga keolahragaan yang memahami fisiologi, biomekanika, nutrisi hingga manajemen olahraga. Dengan bekal kemampuan lulusan Magister Keolahragaan ITB      yang menguasai keilmuan olahraga di era modern akan membantu memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas dunia olahraga nasional.

Program Studi Magister Keolahragaan pada Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung secara resmi diselenggarakan berlandaskan Surat Keputusan Rektor institut Teknologi Bandung N0.279/SK/I1.A/OT/2011 tertanggal. 29 September 2011. Hingga akhirnya pada tahun 2019 Program Studi Magister Keolahragaan mendapatkan akreditas A dari BAN-PT.

TUJUAN PROGRAM STUDI

  • Menghasilkan lulusan magister keolahragaan yang tangguh dan berwawasan ilmiah yang luas dalam bidang keolahragaan, bisnis dan sosial, dan mampu mengintegrasikan pengetahuannya dalam pelaksanaan tugas – tugas profesionalnya yang dilandasi oleh kepribadian yang integratif, jujur, berbudi luhur, disertai dengan etos kerja yang tinggi

  • Menghasilkan produk penelitian yang berkualitas dalam bidang keolahragaan dan hasil dan penelitian tersebut dapat bermanfaat untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional dan kesehatan masyarakat, sehingga dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional.

  • Menghasilkan lulusan magister keolahragaan yang mampu meningkatkan keterampilan profesional dan kemampuan Ilmiah dalam bidang keolahragaan, baik dalam pelaksanaan lugas maupun bagi kepentingannya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Ruang Lingkup Penelitian

Menjawab tantangan zaman, penelitian difokuskan kepada empat aspek, yaitu:

  1.   Fisiologi Olahraga

Dalam proses pembelajaran dan penelitian, peserta didik/lulusan mampu memahami karakteristik fisiologi cabang olahraga atau aktivitas fisik saat berolahraga. Secara konkrit, fisiologi olahraga mencoba untuk memberikan pemahaman sekaligus cara dalam mengimplementasikan setiap ilmu yang mereka dapatkan kepada suatu permasalahan atau tantangan yang ada pada lapangan/dunia kerja. Sebagai contoh: Implementasi pembuatan suatu desain latihan bagi atlet ataupun pembuatan nilai norma kebugaran bagi masyarakat umum yang keduanya dibuat berdasarkan perspektif sport science, merupakan contoh hasil implementasi konkrit dari suksesnya pembelajaran terkait pemanfaatan pengetahuan karakteristik fisiologi pada atlet maupun masyarakat umum yang didapatkan ketika mengambil mata kuliah ini.

  1.   Biomekanika Olahraga

Kami menyadari bahwa suatu hasil analisis gerakan dalam olahraga, tidak hanya dapat dibuktikan secara kualitatif saja, namun juga harus dibuktikan secara kuantitatif berdasarkan suatu alat ataupun parameter yang memiliki validitas dan reliabilitas yang baik. Menyadari hal tersebut, biomekanika olahraga mengajak seluruh peserta didik/lulusan untuk paham dan mampu menganalisa ilmu gerak olahraga dalam perspektif biomekanika olahraga. Dimana dalam proses pembelajarannya, peserta didik/lulusan mampu memahami bentuk tubuh yang paling dasar dalam aktivitas olahraga guna dapat dikembangkan dengan baik, dan memahami konsep analisis aktivitas gerak tubuh secara prinsip mekanika, sehingga dapat membuktikan dan menganalisis suatu gerakan secara kuantitatif dan kualitatif.

  1.   Nutrisi Olahraga

Pembelajaran dan penelitian nutrisi olahraga membuat mahasiswa/lulusan mengerti untuk mengontrol pola makan yang baik dan aman. Selain itu mahasiswa/lulusan dapat memahami penggunaan suplemen yang baik dan aman untuk olahraga prestasi dan kesehatan dikuasai dengan baik.

  1.   Manajemen Olaharaga

Berkembangnya olahraga ke arah industri meningkatkan kebutuhan terhadap seseorang yang memiliki kompetensi spesialis manajemen olahraga. Bidang kajian manajemen olahraga hadir untuk menjawab kebutuhan zaman.

Profil Lulusan

Lulusan Program Studi Magister Keolahragaan memiliki latar belakang Pendidikan yang beragam, mulai dari latar belakang pendidikan dokter, teknik industri, teknik informatika, hingga farmasi.

Setelah menyelesaikan Studi, para alumni bekerja di bidang masing-masing yang sejalan dengan penelitian dan bidang yang ditekuninya. Mulai dari dosen, konsultan pemasaran olahraga, konsultan kebugaran, pelatih kebugaran, hingga analis performa atlet.

Beban 36 SKS Dengan masa studi 4 semester (2 tahun) namun dapat diselesaikan dalam 3 semester (1.5 tahun)

Mata Kuliah Wajib (SKS)

  • Fisiologi Olahraga (3)
  • Biomekanika Olahraga (3)
  • Nutrisi dan Kesehatan (2)
  • Manajemen Olahraga (2)
  • Teori dan Metode Kepelatihan (2)
  • Psikologi Olahraga (2)
  • UU dan Etika Keolahragaan (2)
  • Kedokteran Olahraga (3)
  • Metode Penelitian (3)
  • Tesis I (2)
  • Tesis II (5)
  • Seminar (1)

 

Mata Kuliah Pilihan*

  • Bisnis dan Pemasaran Olahraga (2)
  • Sosiologi Olahraga (2)
  • Tes dan Pengukuran Fisiologi (2)
  • Aspek Obat dan Doping (2)
  • Kapita Selekta (2)
  • Simulasi Komputer (2)
  • Material Sains (2)
  • Desain Produk Olahraga (2)
  • Statistika (2)
  • Magang (2)

*) Mata Kuliah pilihan ditentukan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan

  • Pendaftaran calon mahasiswa Program Studi Magister Keolahragaan semester I, dilaksanakan setiap tahun pada bulan Januari sampai dengan Juni (untuk BPPS Januari s.d April). Sedangkan unluk pendaftaran semester II. dilaksanakan pada awal bulan Oktober sampai dengan pertengahan Desember (non BPPS) di Sekolah Pascasarjana Institut Teknologi Bandung, Jalan Tamansari No. 64, Bandung.

  • Calon mahasiswa diharuskan melamar dengan mengisi lengkap 2 rangkap (1 asli + 1 salinan) formulir yang disediakan Sekolah Pascasarjana beserta lampiran – lampirannya berupa :

    • Salinan ijazah S1 yang sudah dilegalisir.
    • Transkip akademik S1 yang sudah dilegalisir.
    • Kemampuan Bahasa Inggris (setara TOEFL = 475 atau nilai EPT = 77) dari penyelenggara yang diakui.
    • Test Potensi Akademik minimum (TPA = 475) dari UPP TPA Bappenas.
    • Surat keterangan sehat dan bebas buta warna dari dokter spesialis mata.
    • Photo berwarna 4 cm x 6 cm (3 Ibr) terbaru.
    • Berkas lamaran beserta lampiran – lampirannya dimasukan ke dalam 2 map terpisah dan selanjutnya disampaikan sendiri atau dikirim melalui Pos ke alamat Sekolah Pascasarjana ITB.

Informasi lain yang berkaitan dengan persyaratan administratif dapat diperoleh melalui:

SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Jalan Tamansari No. 64, Bandung 40116
Telp. (022) 2511495 / Fax (022) 2503659
E – mail: info_s2@pps.itb.ac.id
Homepage http//:www.pps.itb.ac.id
Untuk informasi program akademik, dapat menghubungi

SEKOLAH FARMASI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
JL Ganesa No. 10 Bandung. 40132
Telp./Fax.: (022) 2504852 – (022) 2504102
E – mail: farmasi@fa.itb.ac.id
Website : www.fa.itb.ac id / www.sps.ilb.ac.id