Magister Farmasi Industri

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mewarnai pengembangan obat-obatan terutama dalam bidang formulasi, teknologi produksi, dan pengawasan mutu obat yang telah melibatkan aplikasi peralatan dan metode yang semakin canggih dan kompleks. Hal ini juga telah diikuti dengan perkembangan regulasi dalam bidang kefarmasian, khususnya regulasi dalam bidang industri. Proses globalisasi dalam berbagai dimensi kehidupan, juga berdampak terhadap terjadinya globalisasi dalam bidang farmasi melalui harmonisasi pada tingkat regional dan global.

Menghadapi tantangan ini, dibutuhkan tenaga-tenaga farmasis profesional yang memiliki bekal kemampuan untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi industri farmasi. Kemampuan yang dituntut dari seorang farmasis oleh industri farmasi dewasa ini hanya dapat dipenuhi melalui pemberian dasar keilmuan kefarmasian yang kokoh, yang difokuskan pada aspek-aspek yang berhubungan dengan aspek produksi dan pengawasan mutu obat.

Sekolah Farmasi ITB telah membuka Program Studi Magister Farmasi Industri sebagai upaya mempersiapkan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi lebih bagi industri farmasi. Program Studi Magister Farmasi Industri didukung oleh kepakaran dan jaringan yang kuat serta kemitraan ITB dengan industri farmasi dan badan otoritas regulasi, baik dalam maupun luar negeri.

Visi

Menjadi Program Pendidikan Magister Farmasi Industri yang unggul dan bermartabat secara nasional dan internasional.

Misi

  1. Menyelenggarakan Pendidikan Farmasi Industri sesuai dengan perkembangan iptek terkini terutama iptek dalam bidang farmasi industri.
  2. Menyelenggarakan penelitian terapan yang inovatif, kompetitif dan berkesinambungan dalam bidang farmasi industri.
  3. Menerapkan hasil-hasil penelitian dan pengetahuan terkini dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Menjalin kerja sama intensif dan mendayagunakan industri farmasi dan kosmetik nasional maupun internasional serta sumber daya terkait untuk pengembangan industri farmasi dan kosmetik di Indonesia.

Tujuan Program Studi

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki integritas yang tinggi, kemampuan profesional dalam mengelola berbagai kegiatan rutin di industri farmasi, yang mencakup tugas-tugas: perancangan pabrik farmasi, penentuan formula dan teknik pembuatan sediaan farmasi, penentuan spesifikasi dan metode standardisasi, pembuatan/produksi sediaan farmasi dan pengendaliannya, pengawasan dan penjaminan mutu, pengemasan, penetapan kondisi penyimpanan dan usia simpan produk, pengelolaan bahan awal dan obat jadi, pendaftaran obat jadi, partisipasi dalam menghasilkan dan diseminasi inovasi dan teknologi baru.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu menyelesaikan masalah-masalah dalam produksi dan pengujian mutu sediaan farmasi di lapangan secara tepat dan cepat (terarah) berdasarkan pertimbangan ilmiah yang mendalam dan dengan memperhatikan berbagai aspek secara komprehensif, termasuk di dalamnya adalah pengembangan formulasi, standardisasi baik untuk obat lama maupun obat baru, dan perkembangan regulasi terkini.
  3. Menghasilkan lulusan yang berkontribusi terhadap pengembangan IPTEK farmasi di industri skala nasional maupun internasional berupa penelitian dan pengembangan produk-produk baru (obat, kosmetik, produk biomedik, nutrasetikal, suplemen makanan-minuman, jamu, dan obat tradisional) dan standardisasi sediaan farmasi.

Lulusan Program Studi Magister Farmasi Industri Sekolah Farmasi ITB memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • Mampu merancang pabrik/industri farmasi
  • Mampu mengembangkan dan menetapkan spesifikasi dan teknik evaluasi bahan baku obat, proses, dan produk
  • Mampu mengelola industri farmasi dengan baik
  • Mampu mengikuti perkembangan IPTEK mutakhir di bidang farmasi

Struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester:

SMT

Kode MK

Nama Mata Kuliah

SKS

I

FD5171

Perancangan Pabrik Farmasi

3

FD5172

Pengembangan Produk

4

FD5173

Statistika Terapan

2

II

FD5272

Manajemen Farmasi Industri

3

FD5271

Regulasi Farmasi & Etika Profesi

2

FD5273

Jaminan & Pengawasan Mutu Produk  Farmasi

3

FD50XX

MK Pilihan I

2

III

FD6171

Pengembangan & Validasi di Industri  Farmasi

2

FD6172

Pengembangan Bisnis Farmasi

2

FD6175

Farmakoekonomi

2

FD6174

Studi Kasus Spesifik di Industri Farmasi

3

IV

FD60XX

MK Pilihan II

2

FD6271

Proyek Akhir

5

FD6272

Sidang Magister

1

Total SKS

36

Sistem Rekrutmen Mahasiswa Baru

Sistem rekrutmen mahasiswa baru mencakup: Kebijakan rekrutmen calon mahasiswa baru, kriteria seleksi mahasiswa baru, sistem pengambilan keputusan, dan prosedur penerimaan mahasiswa baru.

Sistem rekrutmen mahasiswa baru yang diterapkan pada program studi ini.

Kebijakan mengenai penerimaan mahasiswa program pascasarjana di ITB mengacu kepada SK Rektor ITB Nomor 177/SK/I1.A/PP/2013 tentang Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung pasal 2.2.

Informasi rekrutmen mahasiswa Program Studi Magister Farmasi Industri SF-ITB dilakukan melalui brosur, yang dapat diperoleh baik di Program Pascasarjana ITB maupun di SF-ITB. Selain itu, informasi mengenai program dapat diperoleh melalui homepage SF-ITB (https://fa.itb.ac.id/mfi/) yang berisi informasi, antara lain tentang kompetensi lulusan, kurikulum, registrasi, dan staf pengajar di PSMFI. Promosi program juga dilakukan dengan kunjungan ke berbagai industri farmasi dan kosmetik untuk menarik minat calon peserta.

Alur penerimaan mahasiswa PS MFI SF-ITB ditunjukkan oleh bagan berikut.

Calon mahasiswa PSMFI pertama-tama harus mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan di Sekolah Pascasarjana ITB, Jalan Tamansari No. 64 Bandung. Berdasarkan SK Rektor ITB Nomor 201/SK/K.01/PP/2008 tentang Perysaratan Masuk Program Magister dan Doktor di Institut Teknologi Bandung, kandidat mahasiswa wajib menyerahkan beberapa dokumen yang diperlukan seperti berikut:

  • Salinan ijazah S1 yang telah dilegalisasi
  • Transkrip akademik S1 yang telah dilegalisasi
  • Nilai TOEFL minimal 475 atau setara dengan ELPT ITB (English Language Proficiency Test) minimal 77
  • Nilai TPA BAPPENAS minimal 475
  • Surat keterangan sehat dari dokter

Sesuai dengan SK Rektor ITB Nomor 126/SK/K01/2006 tentang Panduan Penyelenggaraan Program Studi Magister Berorientasi Terapan di Institut Teknologi Bandung, dinyatakan bahwa calon mahasiswa harus memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun pada profesi yang relevan dengan bidang yang diminati yang diperkuat dengan surat keterangan dari instansi/perusahaan calon mahasiswa tersebut bekerja. Selain itu, sesuai dengan kurikulum yang didesain untuk program studi ini, maka calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan tambahan sebagai berikut:

  • Bukti pengalaman bekerja di industri farmasi/kosmetik minimal 5 tahun bagi kandidat bukan sarjana farmasi tetapi dari bidang keilmuan terkait
  • Surat pernyataan sedang bekerja di suatu industri farmasi/kosmetik sebelum proses seleksi hingga akhir masa studi bagi seluruh calon mahasiswa

Seleksi penerimaan mahasiswa baru program magister di ITB dilakukan secara terintegrasi berdasarkan dua tahapan seleksi yaitu:

  1. Tahap pertama: pemeriksaan persyaratan/dokumen administrasi calon mahasiswa di Sekolah Pascasarjana ITB
  2. Tahap kedua: penilaian kemampuan akademis calon mahasiswa yang dilakukan oleh program studi dan sekolah/fakultas yang bersangkutan

Pada tahap pertama seleksi, dilakukan pengkajian dan pemeriksaan keaslian dokumen pendukung pendaftaran. Kandidat yang memenuhi persyaratan administratif yang diseleksi oleh DEKTM ITB akan diteruskan ke SF-ITB untuk mengikuti seleksi tahap selanjutnya.

Seleksi tahap kedua dilakukan pada tingkat fakultas/sekolah oleh tim seleksi yang terdiri dari Komite Program Pascasarjana, Dosen SF-ITB, dan Kaprodi MFI. Pola seleksi sementara ini berupa wawancara minat, institusi asal saat mengikuti pendidikan S1, membahas bakat dan kemampuan kandidat sesuai dengan prestasi akademik S1 yang dimilikinya dan bidang pekerjaan di industri yang sedang dijalani serta yang diminati di masa mendatang seperti produksi, pengawasan mutu, penjaminan mutu, atau penelitian dan pengembangan, sumber pembiayaan, komitmen waktu untuk studi dan topik proyek akhir yang diusulkan. Di samping itu juga ditanyakan tentang pemahaman kandidat mengenai kurikulum PSMFI dan ditanyakan mengenai master plan atau strategi pengembangan institusi dan kepakaran di institusi masing-masing, sehingga tingkat kemanfaatan studi di Sekolah Farmasi ITB menjadi lebih signifikan. Dalam kesempatan tersebut, seluruh anggota tim seleksi menuliskan rekomendasi secara terpisah untuk setiap kandidat yang diwawancarai. Rekomendasi yang diajukan diserahkan kepada Dekan SF ITB dan DEKTM ITB untuk pengambilan keputusan akhir. Hasil seleksi dari Sekolah Farmasi tersebut kemudian diserahkan kepada Sekolah Pascasarjana ITB untuk kemudian ditetapkan dan diumumkan sebagai hasil akhir seleksi penerimaan mahasiswa baru PSMFI. Calon mahasiswa yang lulus seleksi penerimaan kemudian melakukan registrasi ulang.

Prof. Dr. Daryono Hadi Tjahjono M.Sc.,
Prof. Dr. Elin Yulinah,
Prof. Dr. Slamet Ibrahim,
Prof. Dr. Sukmadjaya A.,
Prof. Dr. Sukrasno,
Prof. Dr. Sundani,
Prof. Dr. Tutus Gusdinar,
Prof. Dr. Yeyet Cahyati S.,
Dr. Ahmad Fuad Afdhal,
Dr. Debbie S. R.,
Dr. Diky Mudhakir,
Dr. Elfahmi,
Dr. Heni Rachmawati,
Dr. Ir. Iftikar Zahedi S.,
Dr. Jessie Sofia P.,
Dr. Kusnandar Anggadiredja,
Dr. Leiman Sutanto,
Dr. Linda Sitanggang,
Dr. Lucy N. S.,
Dr. Neni Nuraini,
Dr. Rachmat Mauludin,
Dr. Saleh Wikarsa,
dr. Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D.,
Dr. Rahmana Emran,
Dr. Sasanti Tarini D.,
Dr. Tri Suciati,
Dra. Anita Ekayanti, MM,
Dra. Emmy Cholida, Apt., MH.,
Dra. Eti Setiawati,
Dra. Nuning S Barwa, MM,
Dra. Nurhayati Subakat,
Dra. Togi JH., Apt.,
Dra. Yuliarti Merati M.Sc.,
Drs. Pre Agusta, MM.,
Drs. Bambang Purwanto,
Drs. Basuki Hadi , MM.,
Drs. Burhanuddin Mahdis, MM.,
Drs. Mohammad Sumarno,
Drs. Nanang Sudirman, Apt.,
Rikrik Asiyah Ilyas, Apt, MSc, Ph.D.
Dr. Ir. Danu Ariono, DEA.
Drs. Ganggas Cahyono, MM., Apt.