Langkah Global Sekolah Farmasi ITB: Sambut Inbound Student dari Malaysia & Kazakhstan
Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi ITB menuju World Class University (WCU) melalui penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Program Inbound Mahasiswa dari Malaysia dan Kazakhstan. Program ini merupakan bagian dari skema non-research equity yang didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring global, serta memperkuat kolaborasi akademik di tingkat internasional.

Pada periode 25 Februari hingga 6 Maret 2026, Sekolah Farmasi ITB menerima empat mahasiswa sarjana dari Universiti Kebangsaan Malaysia dalam program inbound jangka pendek. Selama mengikuti program ini, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, meliputi perkuliahan, praktikum, serta pengenalan fasilitas dan sistem pembelajaran di lingkungan Sekolah Farmasi ITB.
Selain itu, Sekolah Farmasi ITB juga menyelenggarakan Program Inbound Equity bagi mahasiswa pascasarjana dari Asfendiyarov Kazakh National Medical University. Sebanyak sepuluh mahasiswa Program Magister Farmasi mengikuti kegiatan akademik selama satu semester penuh, dengan durasi 16 minggu perkuliahan dan beban studi sebesar 16 SKS. Program ini dirancang agar mahasiswa dapat mengikuti proses pembelajaran secara komprehensif bersama mahasiswa reguler Sekolah Farmasi ITB.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa inbound dari Kazakhstan mengikuti sejumlah mata kuliah unggulan, antara lain Research Methodology and Digital Literacy, Biotechnology of Medicinal Plants, Computer-based Drug Design, Food Safety Analysis and Evaluation, serta Design of Bioactive Compounds. Mata kuliah tersebut bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang riset, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan ilmu kefarmasian berbasis sains dan inovasi.
Melalui penyelenggaraan program inbound ini, Sekolah Farmasi ITB berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, inklusif, dan berstandar internasional. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran, memperluas jejaring global, serta mendorong pertukaran pengetahuan di bidang farmasi.
Ke depan, Sekolah Farmasi ITB akan terus mengembangkan berbagai program kerja sama internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan reputasi institusi di tingkat global.
No Comments