Kurikulum – Apoteker

Pendidikan Profesi Apoteker diselenggarakan dalam dua semester berturut-turut, terdiri atas perkuliahan, kerja praktek profesi dan ujian apoteker. Di setiap semester dilaksanakan baik perkuliahan maupun kerja praktek dengan jenis yang berbeda (dipilih: industri, rumah sakit, apotek, pemerintahan, laboratorium klinik). Struktur kurikulum pendidikan profesi apoteker adalah:

Semester I
Kuliah Modul-I
Intensif 8 minggu
Semester II
Kuliah Modul-II
Intensif 8 minggu
Farmasi Rumah Sakit (3)
Farmasi Industri (3)
Manajemen Farmasi (3)

Kerja Praktek – I (8)
Efektif 6-8 minggu

Farmakoterapi (2)
Ilmu Komunikasi (2)
UU Farmasi & Etika Profesi (2)

Kerja Praktek – II (8)
Efektif 6-8 minggu

Ujian Apoteker (1)

Catatan : angka dalam tanda kurung adalah Satuan Kredit Semester (SKS)
1 SKS Kuliah = 1 jam tatap muka di kelas
1 SKS Kerja Praktek = 1 minggu bekerja di tempat Kerja Praktek

Ujian Apoteker

Sistem ujian apoteker dirancang untuk mengukur kemampuan seorang calon apoteker dalam memenuhi standar pengetahuan akademik, keterampilan profesional, sikap dan etika sebagai sarjana penyandang jabatan profesi. Ujian apoteker mencakup 3 kelompok materi : aspek regulasi obat, aspek informasi obat dalam pelayanan kefarmasian, dan aspek produksi dan pengendalian mutu obat. Ujian apoteker hanya diikuti oleh peserta yang telah menyelesaikan perkuliahan, kerja praktek dan memenuhi persyaratan administratif.