Enter your keyword

ITB Dorong Pemanfaatan Ikan dan Rumput Laut untuk Pemenuhan Gizi Balita di Banggai Kepulauan

ITB Dorong Pemanfaatan Ikan dan Rumput Laut untuk Pemenuhan Gizi Balita di Banggai Kepulauan

ITB Dorong Pemanfaatan Ikan dan Rumput Laut untuk Pemenuhan Gizi Balita di Banggai Kepulauan

Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah — Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pengembangan Produk Pangan Berbasis Ikan dan Rumput Laut untuk Pemenuhan Gizi Balita di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah” di Balai Desa Sambulangan, Banggai Kepulauan, pada 12 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Lucy Dewi Nurhajati Sasongko, M.Si. dari Kelompok Keahlian Farmasetika, Sekolah Farmasi ITB, ini dihadiri oleh Kepala Desa Sambulangan Melki Sumarianto Samanah, Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dermin Yopilio, serta masyarakat Desa Sambulangan.
Program diawali dengan edukasi mengenai pencegahan stunting yang disampaikan oleh Dr. apt. Yuda Prasetya Nugraha, S.Farm., M.Si., dilanjutkan dengan materi pengembangan ekonomi berbasis UMKM oleh Dr. apt. Amirah Adlia, S.Si., M.Si. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pembuatan biskuit bergizi untuk balita yang dipandu oleh apt. Fitriani Jati Rahmania, Ph.D.
Pelatihan dilakukan melalui praktik langsung dengan memanfaatkan potensi pangan lokal berupa ikan dan rumput laut. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menyediakan pangan bergizi bagi balita, sekaligus membuka peluang pengembangan produk pangan bernilai ekonomi.
Untuk mendukung keberlanjutan program, Tim PkM ITB juga menyerahkan bantuan peralatan pengolah pangankepada masyarakat Desa Sambulangan. Selain itu, disalurkan pula bantuan suplemen vitamin yang merupakan hibah dari PT Imedco Djaja. Kegiatan turut melibatkan mahasiswa S2 dan asisten akademik Sekolah Farmasi ITB, yaitu Ignatius Gilbert Syah, Michelle Madani, dan Devy Nur Azalia Hasanuddin.
Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs). Upaya meningkatkan pemenuhan gizi balita dan pencegahan stunting mendukung SDG 2: Zero Hunger serta SDG 3: Good Health and Well-being. Sementara itu, edukasi mengenai pengembangan produk pangan dan peluang UMKM mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth, khususnya melalui penguatan keterampilan dan peluang ekonomi masyarakat. Pemanfaatan ikan dan rumput laut sebagai sumber daya pangan lokal juga sejalan dengan SDG 12: Responsible Consumption and Production melalui pengembangan dan pemanfaatan bahan pangan lokal secara produktif.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Farmasi ITB berharap masyarakat Desa Sambulangan dapat meningkatkan kapasitas dalam pemenuhan gizi keluarga, pencegahan stunting, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi ITB dalam menghadirkan penerapan ilmu pengetahuan yang memberikan dampak nyata bagi kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.