Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Apoteker, Melantik 113 Apoteker Baru Tahun Ajaran 2010/2011

Setiap tahunnya, Sekolah Farmasi (SF) ITB menyelenggarakan program pendidikan profesi apoteker bagi sarjana (S1) bidang studi farmasi untuk menjadi Apoteker (Pharmacist). Sasaran pendidikan apoteker adalah tercapainya kompetensi apoteker sesuai dengan persyaratan nasional (Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia) dan global (Federation Internationale Pharmaceutique / FIP). Dengan standar kompetensi tersebut, lulusan diarahkan sesuai minat bekerja di berbagai sektor kefarmasian : industri farmasi (formulasi, bahan baku), pelayanan kefarmasian (rumah sakit, apotek), regulasi (pengawasan, pembinaan, pengujian dan pemeriksaan), saintifik (penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan), serta sektor lain yang berkaitan dengan kefarmasian.

 

 

 

Rabu (12/10/2011), SF ITB menyelenggarakan pengambilan sumpah dan pelantikan 113 orang apoteker baru semester II tahun akademik 2010/2011 yang dilaksanakan di Aula Barat ITB dan dipimpin langsung oleh Dekan Sekolah Farmasi ITB selaku ketua pelaksana ujian program pendidikan profesi apoteker.

 

 

 

 

Pendidikan Profesi Apoteker diselenggarakan dalam dua semester berturut-turut, terdiri atas perkuliahan, kerja praktek profesi dan ujian apoteker. Di setiap semester dilaksanakan baik perkuliahan maupun kerja praktek dengan jenis yang berbeda (industri, rumah sakit, apotek, pemerintahan, atau laboratorium klinik). Setelah menjalani dua semester tersebut, para calon apoteker menjalani ujian apoteker.

Ujian Apoteker

Sistem ujian apoteker dirancang untuk mengukur kemampuan seorang calon apoteker dalam memenuhi standar pengetahuan akademik, keterampilan profesional, sikap dan etika sebagai sarjana penyandang jabatan profesi. Ujian apoteker mencakup 3 kelompok materi : aspek regulasi obat, aspek informasi obat dalam pelayanan kefarmasian, dan aspek produksi dan pengendalian mutu obat.

 

Berita Terkait