Alumni Farmasi ITB menerima penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama

Selasa, 3 Juli 2012

Dra. Dian Wahdini Syarief, alumni Jurusan Farmasi ITB angkatan 1983 dan  pendiri Yayasan Sjamsi Dhuha yang peduli terhadap penderita lupus,  meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama dari Rektor Institut Teknologi Bandung pada acara 92 Tahun Peringatan Pendidikan Teknik Indonesia yang diselenggarakan pada hari Selasa, 3 Juli 2012  di Aula Barat ITB, Jalan Ganesa 10 Bandung.

ITB senantiasa mengaugerahkan penghargaan kepada mereka yang  menonjol di bidang ilmu pengetahuan teknologi dan seni (ipteks),  berasal dari eksternal ITB atau bukan dosen dan civitas ITB serta belum pernah menerima penghargaan serupa sebelumnya, seperti yang disampaikan oleh  Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, dan Alumni; Prof.Dr.Ir. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. saat membacakan riwayat hidup  singkat penerima penghargaan.

Pada kesempatan tersebut ITB menganugerahkan penghargaan kepada 18 tokoh masyarakat, yaitu :

  1. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dr (HC) Ir. Djoko Kirmanto, Dipl.HE meraih Penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama atas jasa dan prestasi yang menonjol sebagai menteri PU.
  2. Mantan Menteri Perindustrian Kabinet Pembangunan III A.R Soehoed meraih Penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama atas jasa dan prestasi yang menonjol sebagai mantan menteri.
  3. Ir Budi Yuwono Prawirosudirjo meraih penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Utama atas prestasinya dalam bidang Cipta Karya di Indonesia.
  4. Sekda Provinsi Jabar Ir H Lex Laksamana meraih penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Utama atas prestasinya sebagai sekda Jabar.
  5. Erry Riyana Hardjapamekas meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya sebagai pelopor dan perintis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan SBM ITB.
  6. RJ Lino meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan bidang kepelabuhan Indonesia.
  7. Ir. Fazwar Bujang meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan Industri Baja di Indonesia.
  8. Ir Karen Agustiawan meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan bidang energi di Indonesia.
  9. Ir. I Made Dana M Tangkas meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan bidang Manufaktur Automotif.
  10. Ir. Abdul Hamid Batubara meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan bidang energi migas.
  11. Ir. R Prijono meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan energi migas di Indonesia.
  12. Ir. Rinaldi Firmansyah meraih penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan bidang Telekomunikasi Indonesia.
  13. Prof Christopher Silver meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama atas prestasinya dalam bidang Perencanaan Wilayah dan Pengembangan kebijakan.
  14. F. Silaban meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama atas prestasinya dalam bidang Arsitektur.
  15. Dr. Martha Tilaar meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan kosmetik asli Indonesia berbasis bahan alam.
  16. Dr. Andi Wijaya meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama atas prestasinya dalam pengembangan laboratorium klinik.
  17. Dra Dian Wahdiani Syarief meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama atas prestasinya sebagai pendiri Yayasan Sjamsi Dhuha yang peduli terhadap penderita lupus.
  18. Dr. Suyadi alias Pak Raden meraih penghargaan Ganesa Widya Jasa Utama atas prestasinya yang menonjol sebagai pelopor bidang industri kreatif klaster animasi dan tokoh animator.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peringatan 92 Tahun Pendidikan Teknik Indonesia tersebut diisi dengan Orasi Ilmiah dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto bertema “Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Air di Indonesia” di hadapan Sidang Terbuka yang dihadiri oleh Anggota Majelis Guru Besar ITB, Pimpinan ITB, serta para tamu undangan lainnya.

 

Berita Terkait